Rista's Blog

Jumat, 29 April 2011

Kalibrasi spectrometer prisma

Cara yang digunakan untuk mengkalibrasi spectrometer prisma adalah sebagai berikut:
memutar teleskop hingga sesumbu dengan kolimator, selanjutnya pada teleskop tampak benang berhimpit dengan cahaya yang akan diamati, setelah spektoskop menunjukkan keadaan yang tampak seperti pada gambar poin 1, maka spektoskop sudah dikalibrasi, dan pada pengguna alat dapat melihat skala yang terbaca pada skala utama dan skala noniusnya (hasil pembacaan ini merupakan keadaan normal spektroskop.

2.5  Cara penggunaan spectrometer prisma

Berikut ini merupakan cara untuk menggunakan spectrometer prisma:
1.      memasang lampu natrium (Na) atau sumber cahaya lain
2.      mengarahkan spektrometer kearah lampu sehingga kolimator tepat berada didepan lampu
3.      mengkalibrasi spektrometer dan mencatat sudut mula-mula ketika teleskop dan kolimator sesumbu.
4.      meletakan prisma yang akan ditentukan indeks biasnya
5.      mengatur teleskop pada satu arah sampai terlihat garis-garis spektrum untuk masing-masing panjang gelombang
6.   menggeser teleskop sehingga  benang silang berhimpit dengan garis-garis spectrum tadi
7.      mencatat sudut yang dibentuk ketika telah terbentuk spektrum cahaya, yang terlihat jelas.
            8.   melanjutnya menghitung indeks bias prisma dan panjang 
Setelah mengetahui berapa sudut deviasi minimum maka selanjutnya akan ditentukan berapa panjang gelombangnya dengan menggunakan rumus balmer.
 
Berikut ini cara pembacaan skala dari spectrometer prisma:
Cara pembacaan skala pada spektrometer prisma adalah sebagai berikut:
1 skala utama                          =    20'
40 skala nonius                        =    39 skala utama
1 skala nonius                          =    (39/40) x  20'   = 19.5'
Selisih skala utama dengan skala nonius adalah : 20' - 19.5' = 0.5' atau 30''.
Misal untuk membaca sudut yangdibentuk oleh cahaya hijau yaitu dengan menghimpitkan cahaya hijau pada benang silang, kemudian melihat angka yang terbaca pada skala utama dan skala nonius.

spektrometer pandang langsung
spektrometer pandang langsung digunakan untuk mengukur panjang gelombang cahaya dari suatu benda.spektrometer ini memiliki bentuk sederhana dan mudah dalam penggunaannya.
Dengan menggunakan spektrometer pandang langsung ini kita dapat dengan mudah melihat spektrum cahaya dan mengukur panjang gelombangnya yaitu hanya dengan melihat melalui celah spektrometer. Cahaya yang berbeda intensitasnya memiliki panjang gelombang yang berbeda di setiap spektrum warnanya. Misalnya pada cahaya yang terang seperti cahaya matahari, berbeda dengan panjang gelombang dari spektrum yang dihasilkan dari bola lampu. Panjang gelombang dari spektrum yang dihasilkan cahaya matahari lebih panjang jika dibandingkan dengan panjang gelombang dari spektrum yang dihasilkan dari bola lampu. cara pengkalibrasian spektrometer ini adalah dengan meletakkan warna spektrum yang paling bawah ke skala yang paling bawah pada spektrometer dengan cara memutar skrup yang ada pada bagian samping spektrometer.
Cara penggunaan spektrometer pandang langsung
Cara menggunakan spektrometer pandang langsung adalah sebagai berikut:
1. mengarahkan spektrometer kearah sumber cahaya
2. mengkalibrasi spektrometer dengan cara yang telah disebutkan diatas
3. memperhatikan warna yang akan dihitung panjang gelombangnya
Cara pembacaan skala spektrometer pandang langsung
Memperhatikan cahaya yang akan dihitung panjang gelombangnnya, selanjutnya melihat batas skala yang ditunjukan pada warna tersebut. Skala terkecil dalam spektrometer adalah 4.
Selanjutnya mengalikan kisaran skala yang ditunjukan oleh warna spektrum yang sedang diamati dengan 1000 A atau 100 nm.
Spektrum frekuensi sinar tampak berisi frekuensi dimana mata manusia peka terhadapnya. Frekuensi sinar tampak membentang antara 40.000 dan 80.000 GHz (10 pangkat 13) atau bersesuaian dengan panjang gelombang antara 380 dan 780 nm (10 pangkat -9), jadi dari skala yang ditunjuk tersebut harus dikalikan 100nm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar